Pelatihan Penerapan GIS dalam Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS)
Pelatihan Penerapan GIS dalam Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS)
Penyelenggara: StudiGIS
1. Latar Belakang
Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS) merupakan instrumen penting dalam memastikan bahwa prinsip pembangunan berkelanjutan terintegrasi ke dalam kebijakan, rencana, dan program (KRP) pembangunan. KLHS tidak hanya menjadi kewajiban hukum sebagaimana diatur dalam Undang-Undang No. 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup, tetapi juga menjadi alat bantu pengambilan keputusan yang efektif dan berbasis data.
Penerapan teknologi Sistem Informasi Geografis (GIS) dalam KLHS dapat meningkatkan kualitas analisis, terutama dalam aspek identifikasi daya dukung dan daya tampung lingkungan, pemetaan isu strategis, serta permodelan skenario pembangunan. GIS mampu mengelola, memvisualisasikan, dan menganalisis berbagai data spasial yang dibutuhkan dalam tahapan KLHS, sehingga prosesnya menjadi lebih komprehensif dan objektif.
Untuk mendukung penguatan kapasitas pemangku kepentingan dan pelaksana KLHS di daerah maupun nasional, StudiGIS menyelenggarakan pelatihan khusus “Penerapan GIS dalam Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS)”.
2. Tujuan Kegiatan

Pelatihan Penerapan GIS dalam Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS)
Tujuan Umum
Meningkatkan kapasitas peserta dalam menggunakan GIS sebagai alat bantu analisis dan visualisasi dalam proses penyusunan Kajian Lingkungan Hidup Strategis.
Tujuan Khusus
-
Memahami tahapan, kerangka, dan prinsip dasar KLHS.
-
Mengidentifikasi data spasial yang relevan dalam KLHS.
-
Menganalisis isu strategis dan daya dukung lingkungan berbasis spasial.
-
Menggunakan GIS untuk memetakan skenario pembangunan.
-
Menghasilkan peta-peta tematik sebagai bagian dari dokumen KLHS.
7. Narasumber dan Fasilitator
-
Tenaga ahli GIS dan lingkungan hidup dari StudiGIS
-
Praktisi penyusun KLHS dan akademisi bidang lingkungan
-
Narasumber dari pemerintah daerah/KL (jika memungkinkan)
8. Fasilitas Pelatihan
-
Modul pelatihan digital
-
Data spasial latihan
-
Sertifikat pelatihan
-
Akses software GIS (QGIS/ArcGIS)
-
Pendampingan teknis dan forum diskusi
9. Hasil yang Diharapkan
-
Peserta memahami peran GIS dalam proses KLHS
-
Peserta mampu melakukan analisis dan visualisasi spasial isu lingkungan
-
Tersusunnya output spasial dasar untuk KLHS (peta-peta tematik dan zonasi)
-
Meningkatkan kualitas penyusunan dokumen KLHS yang berbasis bukti
10. Penutup
Pelatihan ini diharapkan menjadi kontribusi nyata dalam penguatan perencanaan pembangunan berkelanjutan dan tata kelola lingkungan yang berbasis data spasial. Dengan keterampilan GIS, peserta mampu menghasilkan dokumen KLHS yang lebih informatif, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah.


