Pelatihan Integrasi GIS dengan Data Kependudukan untuk Perencanaan Wilayah
Pelatihan Integrasi GIS dengan Data Kependudukan untuk Perencanaan Wilayah
Penyelenggara: StudiGIS
1. Latar Belakang
Perencanaan wilayah yang efektif dan berkelanjutan memerlukan integrasi antara data spasial dan data non-spasial, khususnya data kependudukan. Informasi seperti jumlah penduduk, kepadatan, distribusi usia, tingkat pendidikan, dan status sosial ekonomi merupakan komponen penting dalam mendukung perumusan kebijakan yang tepat sasaran.
Geographic Information System (GIS) menyediakan alat yang kuat untuk mengintegrasikan dan menganalisis data kependudukan dalam konteks spasial. Melalui GIS, data kependudukan dapat divisualisasikan dalam bentuk peta tematik, dianalisis secara spasial, serta dijadikan dasar pengambilan keputusan dalam berbagai sektor, seperti tata ruang, pendidikan, kesehatan, infrastruktur, dan mitigasi bencana.
Sebagai bentuk kontribusi terhadap peningkatan kapasitas SDM dalam bidang perencanaan wilayah berbasis spasial, StudiGIS menyelenggarakan pelatihan Integrasi GIS dengan Data Kependudukan untuk Perencanaan Wilayah. Pelatihan ini memberikan pengetahuan praktis dan aplikatif dalam mengelola serta menganalisis data kependudukan menggunakan platform GIS, khususnya dengan perangkat lunak ArcGIS.
2. Tujuan Kegiatan

Pelatihan Integrasi GIS dengan Data Kependudukan untuk Perencanaan Wilayah
Tujuan Umum
Memberikan pemahaman dan keterampilan kepada peserta dalam mengintegrasikan data kependudukan dengan data spasial untuk mendukung perencanaan wilayah berbasis GIS.
Tujuan Khusus
-
Memahami konsep dasar GIS dan peran data kependudukan dalam perencanaan wilayah.
-
Menggabungkan data atribut kependudukan dengan peta wilayah administratif.
-
Membuat peta tematik kependudukan secara visual dan informatif.
-
Menerapkan analisis spasial sederhana untuk mendukung pengambilan keputusan.
-
Menyusun layout peta dan menyajikan hasil analisis dalam format digital.
3. Sasaran Peserta
-
Mahasiswa, dosen, peneliti di bidang geografi, perencanaan wilayah, statistik, dan sejenisnya
-
Staf teknis perencanaan dari instansi pemerintah (Bappeda, Dukcapil, dll)
-
Pegiat GIS, konsultan, dan praktisi perencanaan
-
Umum yang memiliki ketertarikan pada pemetaan data sosial dan spasial
5. Metodologi Pelatihan
-
Paparan teori dan konsep dasar
-
Demonstrasi langsung perangkat lunak ArcGIS
-
Praktik langsung dengan data asli
-
Diskusi kelompok dan tanya jawab
-
Studi kasus dan proyek mini
-
Evaluasi hasil pelatihan
7. Narasumber dan Fasilitator
-
Trainer GIS dari StudiGIS
-
Praktisi perencanaan wilayah dan statistik kependudukan
-
Dosen/pakar bidang geospasial dan kebijakan publik (opsional)
8. Fasilitas Peserta
-
Modul pelatihan dan data latihan
-
Sertifikat pelatihan resmi
-
Akses perangkat lunak (ArcGIS) selama pelatihan
-
Pendampingan teknis dan bantuan instruktur
-
Rekaman pelatihan (untuk sesi online)
9. Hasil yang Diharapkan
-
Peserta memahami konsep integrasi GIS dan data kependudukan
-
Peserta mampu membuat peta tematik dan analisis sederhana
-
Peserta menghasilkan proyek akhir berupa peta dan laporan singkat
-
Peningkatan kapasitas teknis peserta dalam mendukung perencanaan wilayah berbasis data
10. Penutup
Pelatihan ini merupakan bentuk kontribusi StudiGIS dalam mendukung penguatan kapasitas SDM di bidang pemetaan dan perencanaan wilayah. Dengan kemampuan mengintegrasikan data spasial dan kependudukan, diharapkan peserta mampu berperan aktif dalam proses perencanaan pembangunan yang berbasis bukti (evidence-based planning), responsif terhadap data, dan berpihak pada kebutuhan masyarakat.

Pelatihan Integrasi GIS dengan Data Kependudukan untuk Perencanaan Wilayah